Minggu, 07 Desember 2008

SUDAH AMANKAH CAR SEAT SI KECIL?


Begitu banyak merek car seat yang bisa Anda temukan. Carilah yang paling memenuhi syarat keamanan dengan standar internasional.


Car seat pasti sudah menjadi barang yang terdapat dalam daftar belanja Anda saat mempersiapkan kehadiran si kecil. Sayangnya masih ada keluarga yang belum menyadari betapa pentingnya peranan car seat untuk melindungi si kecil saat berada di dalam mobil. Padahal di mancanegara, penggunaan car seat sudah menjadi kewajiban, bahkan sampai dibuatkan undang-undang khusus. Meski di sini Anda tidak akan didenda bila tidak mendudukkan si kecil di car seat, sebaiknya Anda pahami hal-hal kecil yang menentukan keselamatan anak Anda.


Berat Badan Menentukan Pilihan


Bagaimana memilih jenis car seat sangat tergantung pada berat badan bayi atau anak Anda. Bayi yang baru lahir sampai umurnya kira-kira 9-12 bulan, sebaiknya didudukkan pada car seat yang menghadap ke belakang (rear facing). Bila dilihat dari kapasitasnya, cara duduk seperti ini bisa berlaku hingga berat badan si kecil mencapai 13 kg. Posisi car seat yang menghadap ke depan baru dilakukan jika anak Anda sudah berusia sembilan bulan hingga empat tahun (kira-kira berat si kecil antara 9-18 kg).


Untuk anak balita yang beratnya sudah mencapai 15 kg, sebaiknya menggunakan booster seat, yaitu car seat lanjutan yang secara fisik lebih mirip kursi mobil dengan bagian pinggir yang lebih terbuka. Booster seat sebaiknya digunakan hingga anak berusia delapan tahun. Seperti halnya car seat, booster seat dapat diletakkan di dalam mobil dan memiliki seatbelt.
Untuk anak usia enam tahun ke atas (kira-kira berat badannya sudah mencapai 22 kg) tidak lagi menggunakan booster seat, melainkan cukup dengan kursi booster saja. Jika Anda pernah melihat di toko perlengkapan bayi ada dudukan yang mirip dengan dudukan car seat tapi tanpa tempat bersandar, maka itulah yang disebut dengan kursi booster.


Utamakan Keselamatan Si Kecil


John Forsall, seorang manager dari Silvercross (sebuah produsen perlengkapan bayi dari Inggris), mengatakan, “Sebaiknya orangtua memilih car seat yang sesuai menurut berat serta tinggi badan si kecil, bukan menurut usianya. Saat ini sekitar 65-70% car seat digunakan secara kurang tepat, dan itu justru membahayakan nyawa anak.”


Hal serupa juga dikemukakan oleh John Thompson dari Graco, produsen perlengkapan bayi. “Umumnya anak balita yang sudah tidak duduk di car seat akan dipakaikan seatbelt untuk orang dewasa. Padahal seatbelt tersebut tidak akan melindungi anak balita saat kecelakaan karena memang perlengkapan tersebut tidak didesain untuk anak balita,” kata John Thompson. Dengan alasan tersebut, di mancanegara telah dibuat peraturan khusus tentang penggunaan car seat untuk anak-anak. Contohnya, di Inggris, jika ada anak usia dibawah 14 tahun yang tidak menggunakan car seat, bisa didenda sekitar 30 hingga 500 poundsterling. Kira-kira Rp. 450.000,- hingga Rp. 7.500.000,- jika dirupiahkan.


Pilihlah Car Seat Yang Tepat!


Menurut John Thompson, dalam memilih car seat sebaiknya Anda membeli yang memiliki mereknya memiliki reputasi baik serta dapat diletakkan dengan pas di dalam mobil. Jangan lupa memberitahukan berapa berat dan tinggi badan si kecil kepada penjual, supaya ia bisa membantu memilihkan car seat yang cocok untuk anak Anda. Selalu lakukan fitting pada mobil Anda, supaya Anda merasa yakin bahwa car seat yang akan dibeli dapat diletakkan di mobil dengan pas dan tidak goyang-goyang.


Jangan pernah pula membeli car seat bekas, karena Anda tidak tahu pasti bagaimana sejarah barang tersebut. Memang pasti lebih murah, tapi Anda tidak bisa menjamin apakah kondisinya masih cukup bagus untuk melindungi si kecil. Kekurangan lainnya, car seat tersebut belum tentu memenuhi standar keamanan terkini.


Posisi terbaik meletakkan car seat adalah di jok belakang. Jangan pernah meletakkan car seat pada jok depan di mana terdapat air bag, karena perangkat penyelamat tersebut memang dapat menyelamatkan orang dewasa, tapi tidak untuk anak kecil.


Setiap car seat punya karakteristik dan ukuran yang berbeda. Jadi sebelum Anda membawanya pulang, mintalah pada penjualnya untuk menunjukkan pada Anda posisi pemasangan seatbelt yang tepat. Simpan selalu buku panduan (manual book) di tempat yang aman. Jadi setiap kali si kecil bertambah besar, Anda akan selalu bisa melakukan penyesuaian.


sumber : mother and baby

Tidak ada komentar: